KEHIDUPAN   LIAR TAMAN  NASIONAL  KOMODO


Dibandingkan dengan wilayah lain di Indonesia Taman Nasional Komodo memiliki jumlah jenis tumbuhan dan satwa liar yang sangat terbatas. Hanya jenis-jenis yang mampu beradaptasi dengan lingkungan yang kejam saja yang dapat bertahan hidup di sini.

Dipengaruhi oleh musim kering yang berkepanjangan, dan curah hujan yang rendah, maka tumbuhan di Taman Nasional Komodo secara dramatis sangat berbeda dengan daerah lain di Indonesia. Lapangan terbuka dengan tumbuhan yang tahan kekeringan mendominasi tempat ini.

Padang rumput savana, adalah yang terbaik menempati lapangan. lebih dari 70% pulau ditutupi oleh lautan rumput-rumputan setinggi dada berwarna coklat kuning, membujur dari permukaan laut sampai 500 meter di atasnya, padang savana dan stepa terdiri terutama rumput dari Heteropogon contortus dan Chloris barbata, Zizpyhus jubata dan lontar (Borassus flabellifer) sering tumbuh menggerombol di tempat terbuka.

Di seluruh kawasan Taman Nasional Komodo dapat disaksikan bayangan pohon lontar yang berujung tajam menjulang ke arah langit. Satwa liar di wilayah ini juga sangat beradaptasi, dengan daerah kering, hanya dua species amphibi yang dapat bertahan hidup, dan hampir semua ular yang ada melingkar dalam kedudukannya untuk hibernasi musim panas.

Hampir semua binatang dan burung yang ada berkaitan dengan jenis campuran satwa Asia-Australia. Kakatua sulphurea, koakiau dan burung gosong tidak lagi ditemukan lebih kebarat dari kawasan Taman Nasional Komodo.

Rusa timor (Cervus timorensis florensis) sangat sering dapat dilihat dan berkumpul di lereng yang berumput, lengkingan panggilan tanda bahaya yang dibuatnya memecah keheningan di kawasan.

Kuda dan kerbau liar juga ditemukan di lapangan savana. Kuda ini hidup di P. Rinca, pada kenyataannya kuda liar hanya di dapat di Pulau Rinca. Mereka berkembang biak pada dataran tinggi di P. Rinca, mengembara dalam kelompok kecil antara 5-10 ekor.

Setiap tahun, hujan yang turun pada musim penghujan (Desember-Maret) mengakhiri musim kering berkepanjangan. Dalam beberapa hari tumbuhan bersemi baru dan kawasan mulai menghijau.


[ Home | Info | Menu Pemb.Kehutanan | Menu PHPA | Menu Taman Nasional ]