KAWASAN TAMAN NASIONAL KOMODO
Ucapan mantera yang membayangkan misteri dan mitos, barangkali anda dapat saksikan sepanjang pohon lontar yang berjajar berjumbai di pantai atau rumput-rumputan yang menguning pada pegunungan yang berlipat-lipat, atau kejapan lidah penghuni wilayah ini yang sangat terkenal "Komodo".
Pengunjung yang beruntung yang menempuh perjalanan sulit ke pulau di Taman Nasional Komodo akan menemukan kesemuanya itu dan lebih dari itu.
Terpisahkan oleh jarak dan arus yang kuat, Taman Nasional Komodo adalah merupakan dunia tersendiri. Taman nasional ini terletak pada pulau dataran sunda antara Sumbawa dan Flores.
Di areal ini, di mana dataran tectonic masive berada di bagian bawah bertemu dengan birunya air dari Laut Flores, dan bergelombangnya pegunungan yang menjulang ke langit. Reptil raksasa mandi di dalam teriknya matahari dan suara burung yang merdu menyebabkan hutan menjadi hidup.
Ditetapkan sejak tahun 1980 sebagai salah satu dari lima taman nasional pertama di Indonesia. Taman Nasional Komodo adalah bagian dari warisan dunia yang tidak ternilai harganya.
Meliputi areal 173.300 ha, daratan dan perairan termasuk di dalamnya 3 pulau besar yaitu Komodo (33.937 ha), Rinca (19.625 ha) dan Padar (2.017 ha) dan ditambah pulau-pulau kecil lainnya. Pulau terbesar dari 3 pulau besar yaitu Komodo adalah yang paling bergelombang dengan ketinggian tempat mencapai puncaknya pada 735 m di Gunung Ara.
Taman nasional ini benar-benar merupakan ekosistem yang unik, termasuk rangkaian tumbuhan dan hewan yang sangat mengagumkan, dan dipengaruhi oleh musim kering yang panjang, tumbuhan yang ada secara dramatis sangat berbeda dengan tumbuhan lain di wilayah Indonesia.
Komodo adalah tempat gunung berapi aktif, penduduk yang ramah dan kekaguman lainnya, bahkan mahluk hidup, termasuk satwa purba Komodo. Dikenali karena nilainya tidak digantikan, maka Taman Nasional Komodo telah ditetapkan sebagai warisan dunia pada tahun 1991.