KEKAYAAN ALAM TAMAN NASIONAL MERU BETIRI
Meru Betiri saat ini dikenal dengan:
- Kekayaan flora dan fauna pada hutan tropis dataran rendah, hutan tropis
pantai sampai vegetasi hutan pegunungan. Diantaranya bambu, palam, dan
lebih dari 330 jenis tanaman obat. Beberapa tanaman obat tersebut telah
dikembangkan menjadi obat-obat tradisional oleh masyarakat lokal.
Teluk Damai terletak di jalan antara Rajegwesi (pintu gerbang Meru Betiri dari timur) dan pantai Sukamade. Dinamakan Teluk Damai karena diteluk ini gelombang pantai selatan tenang seolah bersahabat dengan pengunjung
- Kekayaan fauna lainnya adalah penyu. Melihat penyu bertelur dan pelepasan
anak penyu ke laut saat ini telah menjadi objek/kegiatan wisatawan asing
dan domestik yang berkunjung ke Pantai Sukamade.
Teluk Hijau, bersebelahan dengan Teluk Damai lokasi yang paling enak untuk berenang dan bermandi matahari
- Keindahan pemandangan alam, kekayaan flora dan fauna seperti: harimau,
macan, berjenis-jenis primata, mamalia besar dan kecil dan ratusan jenis
burung diantaranya, elang jawa, julang, rangkok burung hantu dan lain-lain
serta lokasi yang bergelombang sampai berbukit telah menarik para pelintas
alam untuk mengadakan perjalanan selama tiga sampai empat hari dari Teluk
Bandealit sampai ke (teluk penyu) pantai Sukamade.
Penyu Hijau sekali bertelur mencapai 200 butir, rata-rata 120 butir. Bertelur pada malam hari, waktu yang dibutuhkan masih ke pantai untuk bertelur bisa sampai 3 jam
- Untuk masa yang akan datang potensi atraksi olah raga air seperti Canoing,
Wind Surfing dan Renang terbuka untuk para investor.
- Tidak kalah menariknya adalah menikmati ikan bakar diwaktu malam setelah
seharian tenggelam dengan keasyikan wisata alam.
Teluk Rajegwesi dengan gelombang selatan yang relatif tenang dapat menjadi tempat dan di beberapa lokasi aman untuk berenang
- Bagi yang berminat dengan wisata perkebunan, di dalam dan disekitar
Taman Nasional Meru Betiri terdapat pula banyak perkebunan kopi, cacao,
karet dan tembakau.
- Tentunya bagi para peneliti terdapat hayak bidang yang dapat ditekuni
mulai dari tanaman obat, biota laut, serangga serta jenis-jenis palam dan
bambu. Fasilitas berupa pondok peneliti dan laboratorium mini tersedia
di pantai Sukamade.