KEKAYAAN ALAM TAMAN NASIONAL MERU BETIRI


Meru Betiri saat ini dikenal dengan:

  1. Kekayaan flora dan fauna pada hutan tropis dataran rendah, hutan tropis pantai sampai vegetasi hutan pegunungan. Diantaranya bambu, palam, dan lebih dari 330 jenis tanaman obat. Beberapa tanaman obat tersebut telah dikembangkan menjadi obat-obat tradisional oleh masyarakat lokal.
  1. Kekayaan fauna lainnya adalah penyu. Melihat penyu bertelur dan pelepasan anak penyu ke laut saat ini telah menjadi objek/kegiatan wisatawan asing dan domestik yang berkunjung ke Pantai Sukamade.
  1. Keindahan pemandangan alam, kekayaan flora dan fauna seperti: harimau, macan, berjenis-jenis primata, mamalia besar dan kecil dan ratusan jenis burung diantaranya, elang jawa, julang, rangkok burung hantu dan lain-lain serta lokasi yang bergelombang sampai berbukit telah menarik para pelintas alam untuk mengadakan perjalanan selama tiga sampai empat hari dari Teluk Bandealit sampai ke (teluk penyu) pantai Sukamade.
  1. Untuk masa yang akan datang potensi atraksi olah raga air seperti Canoing, Wind Surfing dan Renang terbuka untuk para investor.
  2. Tidak kalah menariknya adalah menikmati ikan bakar diwaktu malam setelah seharian tenggelam dengan keasyikan wisata alam.
  1. Bagi yang berminat dengan wisata perkebunan, di dalam dan disekitar Taman Nasional Meru Betiri terdapat pula banyak perkebunan kopi, cacao, karet dan tembakau.
  2. Tentunya bagi para peneliti terdapat hayak bidang yang dapat ditekuni mulai dari tanaman obat, biota laut, serangga serta jenis-jenis palam dan bambu. Fasilitas berupa pondok peneliti dan laboratorium mini tersedia di pantai Sukamade.

[ Home | Info | Menu Pemb.Kehutanan | Menu PKA | Menu Taman Nasional ]