KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM
DI NUSA TENGGARA BARAT
![]()
Apa itu :
Konservasi itu pengelolaan yang baik.
Pengelolaan :
Pengelolaan itu "upaya menangani".
Kalau sumber daya alam itu apa :
Kekayaan alam, tetapi tidak semua, hanya yang "hayati" yaitu binatang dan tumbuhan yang hidup liar.
Jadi KSDA itu :
Upaya menangani kekayaan alam yang berupa binatang dan tumbuhan liar serta tempat duduknya supaya tetap ada terus (lestari).
KSDA itu wujudnya apa :
Karena binatang dan tumbuhan liar hidupnya di alam bebas ada yang didarat ada yang di air, maka wujud KSDA adalah hutan yang luas atau bisa juga laut yang luas.
Mengapa ada hutan yang dijadikan Kawasan Konservasi :
Karena di dalam hutan terkandung kekayaan alam seperti : Binatang, tumbuhan liar atau keadaan alamnya yang sangat berguna bagi hidup manusia dan ilmu pengetahuan.
Hutan yang bagaimana yang dijadikan Kawasan Konservasi :
Hutan yang didalamnya ada binatang liar yang hanya di situ di tempat lain tidak ada atau bisa juga tumbuhan liar yang ditempat lain tidak ada. Tetapi bisa juga karena keadaan alamnya (air terjun, goa, sumber air dll).
Yang di laut bagaimana :
Sebenarnya sama saja dengan di hutan, yang berbeda hanya jenis binatang dan tumbuhan liarnya karena sesuai dengan tempat hidupnya.
Gunanya apa Kawasan Konservasi itu bagi masyarakat :
| Sebagai tempat menyimpan air, sehingga dapat mengairi sawah yang ada di daerah bawah. | |
| Menjaga supaya tidak terjadi erosi dan longsor. | |
| Menjaga kesuburan tanah. | |
| Sebagai tempat menyimpan bibit yang dapat dikembangkan oleh para ahli untuk kemakmuran/kesejahteraan manusia dll. |
Siapa yang bertanggung jawab menjaga Kawasan Konservasi :
Petugas dari pemerintah yang sudah ditunjujk yaitu kehutanan (KSDA). Tetapi karena hutan , manfaatnya untuk masyarakat luas, maka keutuhan hutan tanggung jawab kita semua.
Siapa yang menentukan Kawasan Konservasi :
Yang menentukan adalah pemerintah yaitu Departemen Kehutanan dengan keputusan Menteri Kehutanan.
Kawasan Konservasi itu hanya di NTB atau bagaimana :
Kawasan Konservasi itu tidak hanya di NTB tetapi disetiap Propinsi di Indonesia dan bahkan disetiap negara di dunia karena untuk kepentingan umat manusia.
Apakah boleh masuk ke Kawasan Konservasi :
Sebenarnya boleh masuk, tetapi tidak boleh merusak hutan seperti menebang pohon, menangkap binatang, merusak keadaan. Oleh karena itu, kalau mau masuk harus ijin dulu.
Di Kawasan Konservasi ada yang menjaga :
Ada ! Peraturan itu dengan Undang-Undang No.5 Tahun 1990 namanya Undang-Undang Konservasi, di sana ada keterangan-keterangan kawasan konservasi dan sanksi-sanksinya.
Untuk lebih jelas mari kita lihat keterangan-keterangan mengenai konservasi khususnya di NTB.
Kawasan Konservasi ada yang disebut "Suaka Alam", yaitu untuk pengawetan aneka ragam tumbuhan dan satwa.
Suaka Alam dapat berupa : CAGAR ALAM dan SUAKA MARGASATWA
Di NTB Cagar Alam ada 3 (tiga), yaitu :
| Cagar Alam Pedauh di Sumbawa | |
| Cagar Alam Tambora Selatan di Dompu/Bima | |
| Cagar Alam Toffo Kota Lambu di Bima |
Suaka Margasatwa ada 2 (dua), yaitu :
| SM. Tambora Selatan di Dompu/Bima | |
| SM. Lunyuk di Sumbawa |
Cagar Alam :
Dibuat terutama untuk melindungi "tumbuhan" yang penting. Tetapi juga keadaan alam dan binatang-binatangnya serta tempat hidupnya.
Cagar Alam Pedauh
Luasnya : ± 543,5 Ha. Terletak di Desa Sekongkang Kecamatan Jereweh, Kabupaten Sumbawa. Pantainya sangat bagus dan indah. Selain itu di sana dapat dilihat : Penyu Hijau, Burung Gosong, Rusa, Kijang, Ayam Hutan dan Bangau.
Tumbuhan Yang Penting Adalah "Sawo Kecik". Kalau mau kesana, dari Mataram - Sumbawa lebih kurang 6 Jam, Sumbawa - Pedauh lebih kurang 3,5 jam.
Tampak dalam gambar "CAGAR ALAM PEDAUH" yang masih alami dan khas di Kabupaten Sumbawa Tampak hamparan pasir putih yang bagus dan indah merupakan pesona Pantai CA. Pedauh
Cagar Alam Tambora Selatan (di Dompu/Bima)
|
Cagar Alam ini luasnya ±
17.221 Ha. Terletak di Kecamatan Pekat dan Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima (Desa Doropeti
dan Desa Kawinda Toi). Tumbuhan yang penting adalah : Duabanga, Bidada dan Kesambi. Selain itu dapat dijumpai juga Rusa, Beo, Kakatua, Kepodang, Burung Gosong dan Trenggiling. Pemandangan alam sangat bagus. Ada madu putih, pos jaga. Untuk kesana melalui :
|
Cagar Alam Tofo Kota Lambu (di Bima)
Luasnya ± 7.334 Ha. Terletak di Kecamatan Sape, Desa Sumi. Tumbuhan yang penting adalah : Bidara, Asam, Malaka merupakan tumbuhan penting. Selain itu burung Gosong, Rusa, Koakiau, dan Raja Udang dapat dijumpai disana, sambil menikmati keindahan alam pegunungan.
Jalan kesana lewat Mataram - Bima ± 12 jam. Bima - Sape ± 2 jam. Sape - Tofo Kota Lambu ± 3 jam melalui laut
Suaka Margasatwa (SM)
"Suaka Margasatwa" dibuat untuk melindungi terutama "binatang-binatangnya", namun juga "tumbuhan" yang ada ditempat itu beserta tempat hidupnya.
Suaka Margasatwa Tambora Selatan
Luasnya : 11.670 Ha. Ada di Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu dan Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima (Desa Doropeti dan Kawinda Toi).
Binatang yang penting antara lain : Rusa, Beo, kakatua, Punai, Kepodang, Trenggiling dan Burung Gosong. Sedangkan tumbuhan yang ada disana seperti : Duabangga, Kesambi, Malaka, Bidara, Randu, Mangga Hutan. Keindahan alam yang ada yaitu : Pemandangan alam pegunungan.
Untuk sampai disana dapat ditempuh :
| Mataram - Kempo ± 10 jam. | |
| Mataram Kore ± 10 jam perjalanan |
Suaka Margasatwa Lunyuk
Ada di Desa Lunyuk Ode kecamatan Lunyuk Kabupaten Sumbawa. Luasnya ± 3.000 Ha.
Binatang yang ada antara lain : Penyu, Burung Elang Laut, Kepodang, Punai, Koakiau, Burung Gosong, Nuri, Beo. Sedangkan tumbuhannya antara lain : Kayu Batu, Malaka, Ketimus, Kesambik. Pantainya merupakan keindahan alam tersendiri.
Jalan untuk mencapai kesana :
| Mataram Sumbawa Besar ± 6 jam | |
| Sumbawa Lunyuk ± 2 ½ jam perjalanan |
Kawasan Pelestarian Alam, yaitu daerah untuk perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan yang lestari.
Kawasan Pelestarian Alam dapat berupa :
| Taman Nasional | |
| Taman Hutan Raya | |
| Taman Wisata Alam |
Taman Nasional adalah :
Kawasan Pelestarian Alam Yang Keadaannya Alsi Dimanfaatkan Untuk Tujuan Penelitian, Ilmu Pengetahuan, Pendidikan, Menunjang Budi Daya,Pariwisata Dan Rekreasi.
Taman Nasional Gunung Rinjani
Luasnya ± 41.330 Ha. Ada di Pulau Lombok, meliputi 3 (tiga) kabupaten :
| Bagian Barat, Kabupaten Lombok Barat yaitu Kecamatan Bayan, Kecamatan Gangga. | |
| Bagian Tengah, Kabupaten Lombok Tengah yaitu Kecamatan Kopang. | |
| Bagian Timur, Kabupaten Lombok Timur yaitu : Kec. Terara, Kec. Sikur, Kec, Masbagik, Kec. Aikmel, Kec. Pringgabaya. |
Keadaan Alam Terdapat :
| Panorama Alam Pegunungan | |
| Danau Segara Anak | |
| Air Panas | |
| Goa ( 3 buah) | |
| Air Terjun (3 buah : Otak Kokok, Kembang Kuning dan Sindang Gile) |
Satwa yang ada antara lain : Kijang, Rusa, Trenggiling, Lutung, Koakiau, Burung Sesap Madu, Burung Belibis. Tumbuhannya : Edelweis-Aren Hutan, Cemara Gunung-Garu, Kayu Sulaeman.
Sarana yang ada : Pintu Gerbang, Pos Jaga, Pondok Kerja, Shelter, MCK, Tempat Sampah.
Mau Kemana Melalui Mataram :
| Mataram bayan (Senaru) ± 2 jam. | |
| Mataram Sembalun ± 4 jam. |
Taman Nasional Gunung Rinjani
Danau Segara Anak di Taman Nasional Gunung Rinjani yang indah dan mempesona |
Salah satu air terjun di Taman Nasional Gunung Rinjani yang indah dan mengagumkan |
Taman Hutan Raya
Kawasan pelestarian alam yang untuk tujuan koleksinya tumbuhan dan satwa yang asli dan tidak asli untuk kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, budaya, pariwisata dan rekreasi.
Taman Hutan Raya Sesaot atau Taman Hutan Raya Selaparang
Taman hutan raya ini berada di Kabupaten Lombok Barat, termasuk Kecamatan Narmada Desa Sesaot. Diberi nama sementara "Selaparang" karena harus nama dari seorang Pahlawan daerah ini. Luasnya ± 3.000 Ha.
Keadaan alam yang dapat dinikmati adalah :
| Keindahan alam pegunungan | |
| Air terjun | |
| Mata air | |
| Goa |
Tumbuhan yang ada antara
lain :
|
Binatangnya antara lain :
|
Sarana yang telah tersedia :
| Pos Jaga | |
| Shelter |
Tempat mudah dicapai : Dari Mataram ± 25 Km dengan waktu 30 menit karena jalan besar beraspal.
Taman Wisata Alam, adalah : Kawasan pelestarian alam yang terutama dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi.
Taman Wisata Alam Suranadi
Taman wisata alam ini berada di Desa Selat Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Luasnya ± 52 Ha.
Keadaan Alamnya :
| Keindahan alam | |
| Sumber mata air |
Tumbuhannya : Beringin, Terep, Kumbi, Klicung. Binatangnya : Kera, Burung Sesap Madu, Kelelawar, Biawak.
Sarana Yang Tersedia :
|
|
Atraksi yang ada : Gajah Tunggang Dua Ekor
Menuju kesana dari Mataram tersedia jalan besar beraspal ± 20 Km dengan waktu 20 menit.
Taman Wisata Alam Krandangan
Luasnya 3,20 Ha. Terletak di Desa Batu Layar Kec. Gunung Sari Kab. Lombok Barat. Keadaan alam : Keindahan alam pegunungan.
Tumbuhan yang ada antara
lain :
|
Binatangnya antara lain :
|
Dijangkau sangat mudah dari Mataram ± 17 Km dengan waktu 20 menit.
Taman Wisata Pelangan
TWA ini ada di Desa Pelangan Kecamatan Sekotong Kab. Lombok Barat. Luas TWA ± 500 Ha.
Tumbuhan yang ada antara
lain :
|
Binatangnya antara lain :
|
Sarana prasarana baru ada jalan masuk beraspal. Dari Mataram dapat ditempuh dengan kendaraan roda 4 ± 2 jam.
Taman Wisata Alam Bangko-Bangko
TWA ini berada di Desa Pelangan, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Luasnya : 2.169 Ha. Keindahan alam pantai merupakan panorama yang sangat menarik.
Tumbuhan yang ada antara
lain :
|
Binatangnya antara lain :
|
Pengunjung sudah mulai ada. Daerah ini sama sekali belum ada sarana, kecuali jalan masuk. Tempat ini dapat dicapai dengan kendaraan roda 2 atau 4 dari mataram ± 2 jam.
Pesona alam dan pantai di " TWA. Bangko-Bangko".
Taman Wisata Alam Madapangga
TWA ini ada di Desa Ndono, Kec. Bolo Kabupaten Bima. Luasnya 232 Ha. Pemandangan alam dan udara pegunungan dapat dinikmati ditempat ini.
Tumbuhan yang ada antara lain :
Kesambi Ketimunan Walikukun Beringin Asam Binatangnya antara lain :
Elang Bangau Koakiau Rusa Kera Babi Hutan Musang dll.
Sarana dan prasarana yang sudah dimiliki antara lain :
Pintu gerbang, Shelter Musholla Pemandian
Pengunjungnya cukup banyak terutama pada hari libur.
Tempatnya agak jauh dari Mataram tetapi mudah dicapai karena berada ditepi jalan Propinsi dari Dompu ± 30 menit, dari Sumbawa 3 ½ jam. Dari Mataram ± 8 jam karena harus melalui penyebrangan laut dari P. Lombok P. Sumbawa (1 ½ jam).
![]()
Gambar jalan memasuki kawasan "TWA. Madapanggan" yang rimbun dan hijau penuh pepohonan.
Taman Wisata Alam Semongkat
Luasnya ± 100 Ha. Berada di Desa Semongkat Kecamatan Batu Lante Sumbawa. Obyek yang dapat dinikmati selain keindahan alam juga sumber air.
Tumbuhan yang ada antara lain :
Beringin Kesambi Kayu Batu Ketimunan Binatangnya antara lain :
Rusa Beo Koakiau Kakatua Raja Udang Perkutut Ayam Hutan Perkici
Sarana prasarana yang ada baru Shelter, tetapi pengunjung sudah cukup banyak terutama hari libur. Dari Sumbawa Besar dapat dicapai dengan kendaraan roda 2 dan 4 ± 1 jam.
Taman Wisata Alam Pulau Satonda
TWA ini adanya di Desa Calabai Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu. Keindahan alam pantai, terumbu karang yang berbagai jenis dan danau air asin serta batu besar dalam danau, merupakan daya tarik tersendiri. Luas TWA ini diperkirakan ± 3.000 Ha.
Satwa yang dapat dilihat antara lain :
Rusa Raja Udang Burung Air Camar Elang Laut Kelelawar Ikan Hias.
Sedangkan tumbuhannya sebagian besar Malaka dan Bidara.
Shelter adalah sarana yang ada satu-satunya. Tempat ini dapat dicapai dengan penyeberangan dari P. Sumbawa (Dompu ke P. Satonda) ± 30 menit.
Taman Wisata Alam Ranget
TWA ini sangat kecil yaitu ± 2,7 Ha. Adanya di Desa Sesaot, Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat. Keadaan alam yang dapat dilihat adalah keindahan alam pegunungan dan mata air.
Tumbuhan yang ada antara lain :
Beringin Kumbi Terep dll. Binatangnya antara lain :
Kera Koakiau Raja Udang Sesap Madu Tekukur
Sarana yang ada tempat beribadat (Pura). Pengunjung ada tetapi belum banyak, tempat ini dapat dicapai dari Mataram ± 40 menit.
Taman Wisata Alam Laut Pulau Moyo
TWA Laut ini ada di Desa Labuan Haji, Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa. Luasnya ± 6.000 Ha.
Keindahan lautnya telah terkenal di seluruh dunia, karena pernah dikunjungi Lady Di, tamu dari Inggris. Lautnya sangat jernih dengan dilengkapi kehidupan seperti ikan hias yang berwarnawarni dan terumbu karang yang sangat beragam. Di dalam laut ada batu berwujud dinding yang sangat dalam.
Tempat ini sudah terdapat banyak sarana prasarana seperti Speed boat, Penginapan, Restauran, Tempat pemancingan, Peralatan selam dll.
Pengunjung kebanyakan dari Manca Negara.
Untuk mencapai Daerah ini dapat ditempuh melalui penyebrangan dari Badas maupun dari Aik Bari ke TWA dengan mudah.
Taman Wisata Alam Laut Gili Meno, Gili Air, Trawangan (Gili Matra)
TWA Laut ini adanya di Desa Gili Indah, Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Barat. Luasnya ± 2.954 Ha.
Keadaan laut sangat jernih. Kehidupan laut sangat beraneka ragam. Ikan hias yang cantik dan bermacam-macam terumbu karang yang indah-indah terutama karang birunya yang terkenal di dunia.
Speed boat merupakan sarana patroli yang tersedia untuk pengamanan laut. Sedangkan penginapan dan rumah makan banyak tersedia.
Tempat ini sangat mudah dicapai dari Mataram ke Pantai ± 1 jam, dari pantai ke Gili-gili ± 30 menit.
Pengunjung cukup banyak terutama turis manca negara.
"GILI MATRA" yang terkenal indah di Pulau Lombok "GILI MATRA" yang terkenal dengan keindahan Karang Birunya (Blue Coral)
Bentuk Lain Kawasan Konservasi adalah :
Taman Buru, yaitu : Hutan yang ditetapkan sebagai tempat diselenggarakan perburuan secara teratur.
Taman Buru Pulau Moyo
Taman Buru ini ada di Pulau Moyo di Desa Labuan Aji. Desa Sebotok Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa. Luasnya 23.250 Ha.
Alam yang menarik : Pemandangan alam, ada goa, ada air terjun dll.
Tumbuhan yang ada antara lain :
Kesambi Suren Bidara Malaka Ketimunan Padang Rumput Binatangnya antara lain :
Rusa Banteng Kera Biawak Beo Kakatua Koakiau Pergam Elang Laut Burung Gosong Penyu dll.
Sarana prasarana yang ada :
Pondok kerja Speed boat Shelter Pos jaga
Pengunjung resmi berburu belum ada, tetapi tamu datang menikmati keindahan alamnya.
Dapat dicapai melalui Badas dan Aik Bari ke P. Moyo.
Tampak "TAMAN BURU P. MOYO" dari kejauhan Suasana sore hari di "TAMAN BURU P. MOYO"
Taman Buru Tambora Selatan
Luasnya ± 30.000 Ha. Terletak di Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima (Bagian Utara), Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu (Bagian Selatan).
Jenis Binatang burunya adalah : Rusa dan Babi Hutan. Jenis Binatang yang lain yang ada di Taman Buru Tambora Selatan adalah : Burung Kakatua Putih Jambul Kuning, Nuri Merah, Musang Landak, Beo, Ayam Hutan, Burung, Gosong, Elang, Gagak, Kuntul.
Jenis Tumbuhan yang ada : Bajur, Jambu Hutan, Asam Hutan, Cerme Hutan, Kesambi, dll.
Untuk mencapai kesana dapat ditempuh dari Mataram Sumbawa Dompu Kempo atau Kore.
![]()
Padang rumput yang merupakan tempat berkumpulnya binatang di "TB. TAMBORA SELATAN"
![]()
![]()