SELEKSI PENERIMAAN CALON TENAGA KERJA BAKTI RIMBAWAN TAHUN 2015                               PEMBAHASAN KEBIJAKAN OPERASIONAL PROGRAM KEMENTERIAN LINGKUNGAN HIDUP DANn KEHUTANAN TAHUN 2015 JUMAT 22 MEI 2015 Di AUDITORIUM GD. MANGGALA WANABAKTI JAKARTA


Berita Harian

    Pemanfaatan Informasi Genetik Untuk Verifikasi Legalitas Kayu

    Pemanfaatan Informasi Genetik Untuk Verifikasi Legalitas Kayu


    Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPBPTH) bekerjasama dengan Adelaide University dan didukung oleh ACIAR, menyelenggarakan Workshop Pemanfaatan Informasi Genetik Untuk Verifikasi Legalitas Kayu Jati, pada hari Selasa (05/05).
    Workshop ini dilaksanakan dalam rangka mendapatkan masukan dari para pelaku penanaman dan perdagangan kayu jati terkait isu verifikasi legalitas kayu. Para peserta sebagian besar adalah kelompok tani, yang berasal dari Kabupaten Gunungkidul, yang berjumlah kurang lebih 30 orang dari 9 kelompok.

    Selengkapnya...
    Pembahasan Kebijakan Operasional Program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun 2015

    Undangan Pembahasan Kebijakan Operasional Program Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Tahun 2015 yang dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 22 Mei 2015 di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jl. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta

    Selengkapnya...
    Koordinasi Pelaksanaan DAK Bidang Kehutanan Tahun 2015

    Undangan Rapat Koordinasi Pelaksanaan DAK Bidang Kehutanan Tahun 2015 yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 28 Mei 2015 di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti, Jl. Gatot Subroto, Senayan, Jakarta.

    Selengkapnya...
    Presiden Perpanjang Moratorium

    SIARAN PERS
    Nomor : S.   313    /PHM-1/2015

    Presiden Perpanjang Moratorium
    Sehubungan dengan berakhirnya Inpres No. 6 Tahun 2013 yang selama ini menjadi dasar hukum pelaksanaan moratorium hutan pada 13 Mei 2015, dan sampai dengan pembahasan terakhir masih banyak usulan untuk perubahan penguatan. Presiden RI pada Rabu pagi 13 Mei 2015 menegaskan setuju untuk diperpanjang. 

    Selengkapnya...
    Permintaan Untuk Melaksanakan Ketentuan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 Tentang Bea Materai

    Surat Sekretaris Jenderal Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan kepada Satuan Kerja Lingkup Kementerian  Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor S.226/Menhut-II/Keu/2015 tanggal 27 April 2015 hal Permintaan Untuk Melaksanakan Ketentuan Pasal 11 Undang-Undang Nomor 13 Tahun 1985 Tentang Bea Materai.

    Selengkapnya...
    Selamatkan Jenis Tanaman Langka dengan Pembangunan Kebun Benih

    Pada tahun 2016, Badan Litbang Kehutanan menganggarkan 90 miliar rupiah untuk pembangunan kebun benih yang didedikasikan untuk penyelamatan kesejahteraan rakyat dan penyelamatan jenis-jenis tanaman langka di Indonesia. Hal ini dikemukakan oleh Prof. Dr.Ir. San Afri Awang, M.Sc., Kepala Badan Litbang kehutanan (Kabadan) saat mengunjungi Hutan Penelitian (HP) Parungpanjang, Bogor (Kamis, 30/04/2015).

    “Membangun kebun benih yang unggul salah satu tugas kita. Dari sekarang kita menyediakan banyak kebun benih di Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) pasti akan sustainable,” kata Kabadan.

    Selengkapnya...
    Rapat koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Dekonsentrasi Bidang Kehutanan

    Rapat koordinasi Pelaksanaan Kegiatan Dekonsentrasi Bidang Kehutanan yang akan dilaksanakan di Hotel Menara Peninsula pada hari Rabu tanggal 6 Mei 2015.

    Selengkapnya...
    Teknik Budidaya Lebah Madu Trigona sp

    Trigona sp baru dikenal dan mulai dibudidayakan oleh masyarakat Pulau Lombok karena kemudahan budidaya dan tidak membutuhkan biaya yang banyak. Hanya diperlukan stup dan ketersediaan sumber pakan untuk dapat membudidayakan lebah. Demikian disampaikan oleh Septiantina Dyah R, S.Hut dan Krisnawati, S.Hut, peneliti Balai Penelitian Teknologi Hasil Hutan Bukan Kayu (BPTHHBK), di Mataram, NTB.

    Selengkapnya...
    Menyelamatkan Monyet Belanda (Bekantan) dari Kalimantan

    Menyelamatkan Monyet Belanda (Bekantan) dari Kalimantan 

    Menyelamatkan monyet belanda atau bekantan (Nasalis larvatus Wurmb) sangat tergantung pada kondisi habitat yang merupakan sumber pakannya. Mengingat bahwa pakan bekantan banyak tersimpan di hutan bakau, maka penyelamatan bakau akan sekaligus dapat menyelamatkan bekantan. Dalam program kelestarian bekantan, diperlukan informasi perilaku dan faktor lingkungan habitat yang mendukung terhadap kebutuhan pakan dan keamanan dari perburuan.
    Berdasarkan data IUCN Red Data Book of Endangered Species (2008) status konservasi bekantan adalah Endangered dan berdasarkan CITES, bekantan dikelompokkan dalam Appendix I. Sebagai salah satu keanekaragam hayati hutan tropis Indonesia, bekantan perlu diselamatkan. Rehabilitasi dan restorasi habitat, konservasi eksitu dan peningkatan kepedulian masyarakat adalah program konservasi yang  harus dilakukan.

    Selengkapnya...
    Multi Sistem Silvikultur Mengoptimalkan Kinerja IUPHHK

    Multi Sistem silvikultur (MSS) adalah pilihan terbaik saat sekarang. Penerapan MSS disasar untuk mengoptimalkan kinerja IUPHHK (Ijin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu) dalam memanfaatkan seluruh bagian kawasannya, baik yang masih berhutan maupun yang tidak berhutan. MSS membuka ruang penerapan budidaya kehutanan yang lebih nyata melalui penggunaan tiga sistem silvikultur yaitu TPTI (Tebang Pilih Tanam Indonesia), TPTJ (Tebang Pilih Tanam Jalur), dan THPB (Tebang Habis dengan Permudaan Buatan)) secara bersamaan, plus pengembangan NTFP (Non Timber Forest Product). Hal tersebut disampaikan Suryanto, S.Hut, M.Si, dkk, peneliti Balai Besar Penelitian Dipterocarpa Samarinda, Badan Litbang Kehutanan

    Selengkapnya...
    More....

Siaran Pers

    Revisi VIII atas Peta Indikatif Penundaan Pemberian Izin Baru (PIPPIB)

    SIARAN PERS
    Nomor : S.347/PHM-1/2015


    Revisi VIII atas Peta Indikatif Penundaan Pemberian Izin Baru (PIPPIB)

    Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Instruksi Presiden RI No. 8 Tahun 2015 tanggal 13 Mei 2015 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut sebagai kelanjutan dari Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2013 dan Instruksi Presiden No. 10 Tahun 2011.
    Sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan telah menerbitkan Surat Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan No. SK. 141/Menlhk-VII/2015 pada tanggal 22 Mei 2015  tentang "Penetapan Peta Indikatif Penundaan Pemberian Izin Baru Pemanfaatan Hutan, Penggunaan Kawasan Hutan dan Perubahan Peruntukan Kawasan Hutan dan Areal Penggunaan Lain (Revisi VIII)”.

    Selengkapnya...
    Presiden Perpanjang Moratorium

    SIARAN PERS
    Nomor : S.   313    /PHM-1/2015

    Presiden Perpanjang Moratorium
    Sehubungan dengan berakhirnya Inpres No. 6 Tahun 2013 yang selama ini menjadi dasar hukum pelaksanaan moratorium hutan pada 13 Mei 2015, dan sampai dengan pembahasan terakhir masih banyak usulan untuk perubahan penguatan. Presiden RI pada Rabu pagi 13 Mei 2015 menegaskan setuju untuk diperpanjang. 

    Selengkapnya...
    Dampak Pembatalan UU Nomor 7 Tahun 2004 Oleh MK Tentang Sumber Daya Air

    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat M. Basoeki Hadimoeljono menghadiri Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI guna membahas dampak pembatalan UU Nomor 7 Tahun 2004 tentang Sumber Daya Air terhadap kebijakan dan program kerja di bidang sumber daya air, Selasa (31/3) di Ruang Sidang Komisi V DPR RI Gedung Nusantara DPR RI, Senayan, Jakarta.

    Selengkapnya...
    Kementerian LHK Gelar Rakor Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan Republik Indonesia Tedjo Edhy membuka Rapat Koordinasi Siaga Darurat Kebakaran Hutan dan Lahan di Ruang Rimbawan I Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta (31/3/2015).

    Selengkapnya...
    Perayaan Puncak Hari Hutan Internasional 2015

    SIARAN PERS
    Nomor : S.190/PHM-1/2015

    Perayaan Puncak Hari Hutan Internasional 2015

    Puncak Perayaan Hari Hutan Internasional 2015 (HHI 2015) dipusatkan di Boulevard Universitas Indonesia-Depok Jawa Barat pada tanggal 28 Maret 2015. Dengan mengusung tema Hutan ? Iklim ? Perubahan, perayaan Hari Hutan Internasional 2015 berupaya untuk menumbuhkan kesadaran publik tentang peran hutan dalam menurunkan tingkat emisi gas rumah kaca yang berpengaruh dalam dinamika perubahan iklim dunia. Perayaan HHI 2015 dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan beserta Rektor UI dan segenap Civitas Akademika. 
    Sebagai simbolisasi untuk menumbuhkan kesadaran publik tentang pentingnya keberadaan hutan, pada Perayaan Hari Hutan Internasional 2015 akan dilakukan kegiatan penanaman di Hutan Kota UI dan kawasan kampus Universitas Indonesia-Depok. Pohon-pohon yang akan ditanam adalah jenis pohon dari Indonesia Bagian Barat seperti jenis Meranti dan jenis pohon buah langka seperti Kemang, Kepel, Kupa Gowok, Bisbul dan lain sebagainya. Selain itu untuk menanamkan kesadaran sejak dini pada anak-anak dan remaja tentang pelestarian keanekaragaman hayati, akan dilaksanakan pencanangan Program Partisipasi Siswa Sekolah pada Pembangunan Hutan Kota dengan melibatkan 4 sekolah yakni Sekolah Citra Alam Ciganjur, Sekolah Alam Indonesia Cipedak, Sekolah Semut-Semut, dan Sekolah Dasar Ricci II, Bintaro. Pada Perayaan Hari Hutan Internasional 2015 juga akan dilakukan penandatangan MoU antara Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Universitas Indonesia terkait penelitian dan pengembangan lingkungan hidup dan kehutanan.

    Selengkapnya...
    822 Rimbawan Muda Turun ke Lapangan pada Program Bakti Rimbawan Tahun 2015

    822 Rimbawan Muda Turun ke Lapangan pada Program Bakti Rimbawan Tahun 2015

    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya akan melantik 822 orang Tenaga Kerja Bakti Rimbawan tahun 2015 di Auditorium Gedung Manggala Wanabakti pada hari Jumat 20 Maret 2015 kegiatan pelantikan ini sekaligus meresmikan Program Bakti Rimbawan tahun 2015. Program ini adalah kelanjutan dari Program Bakti Sarjana Kehutanan (BASARHUT) Tahun 2014 yang telah berhasil mengirimkan 120 orang Sarjana Kehutanan ke 53 KPH di seluruh Indonesia selam 2 tahun terhitung mulai tanggal 1 Maret 2014 yang lalu.

    Program Bakti Sarjana Kehutanan (BASARHUT) Tahun 2014 dan Program Bakti Rimbawan tahun 2015 merupakan program yang diadakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kehutanan (BP2SDMK) untuk menyediakan tenaga kerja tingkat terampil dan ahli dalam melaksanakan pengabdian pada Negara khususnya pembangunan kehutanan. 

    Selengkapnya...
    Memupuk Asa Masyarakat Adat, Pemerintah Terus Bangun Kepercayaan Rakyat

    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya memimpin rapat Tim Pengaduan Kasus Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Kantor Manggala Wanabakti Jakarta, Kamis 12 Februari 2015. Turut hadir dalam rapat tersebut Tim Inkuiri Nasional Komnas HAM yang dipimpin komisioner Sandra Moniaga.

    Selengkapnya...
    MENTERI LHK APRESIASI SEMANGAT TANAM POHON MASYARAKAT KABUPATEN MINAHASA SELATAN

    MENTERI LHK APRESIASI SEMANGAT TANAM POHON MASYARAKAT KABUPATEN MINAHASA SELATAN


    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya menyampaikan apresiasi dan mendukung semangat penanaman dan pelihara pohon yang dilaksanakan oleh masyarakat Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara. Hal tersebut disampaikan Menteri LHK saat melaksanakan kunjungan kerja ke Minahasa Selatan, Kamis 5 Februari 2015. Turut hadir dalam kunjungan kerja tersebut Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto, Direktur Jenderal BPDASPS Hilman Nugroho serta Kepala Badan P2SDM Tahrir Fathoni.
    Kabupaten Minahasa Selatan memperoleh penghargaan sebagai Juara 1 Lomba Penanaman Pohon Tingkat Nasional Kategori Kabupaten pada puncak peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia 2014. Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu menyampaikan bahwa penanaman dan pelihara pohon telah menjadi budaya masyarakat di Minahasa Selatan. Semangat gotong royong di dalam kehidupan bermasyarakat di Minahasa Selatan dikenal dengan istilah Mapalus yang dilandasi oleh ketulusan hati nurani, penuh kesadaran dan tanggung jawab untuk mencapai kesejahteraan. Gerakan penanaman dan pelihara pohon tersebut menjadi wujud kepedulian masyarakat Minahasa Selatan terhadap lingkungan yang lebih baik bagi sekarang dan masa yang akan datang.

    Selengkapnya...
    Komisi IV DPR-RI Dukung Kebijakan dan Program Prioritas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    SIARAN PERS

    No.: S.   81   /PHM-1/2015

     

    Komisi IV DPR-RI Dukung Kebijakan dan Program Prioritas Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

     
    Komisi IV DPR-RI mendukung arah kebijakan dan program-program prioritas pembangunan lingkungan hidup dan kehutanan tahun 2015-2019, sehingga dapat membantu mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan serta energi, dukungan pembangunan infrastruktur, dan tercapainya kesejahteraan masyarakat di dalam dan di sekitar hutan dengan pengelolaan hutan yang lestari.
    Hal itu dikemukakan pada Rapat Kerja Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan Komisi IV DPR-RI Senin (2/2/15). Rapat Kerja dipimpin oleh Edhy Prabowo dan dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya beserta jajarannya.

    Selengkapnya...
    PENYELESAIAN RTRWP KALTENG

    SIARAN PERS
    Nomor : S.   /PHM-1/2015

    PENYELESAIAN RTRWP KALTENG

    Sore tadi (30/1/2015), Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya melakukan rapat dengan Menteri Agraria Tata Ruang dan Pertanahan Ferry Mursyidan Baldan, Menteri Dalam Negeri cq. Direktur Jenderal Bina Pembangunan Daerah Muhammad Marwan, Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng)Agustin Teras Narang dan Pimpinan DPRD Kalteng serta Anggota Pansus Perda RTRW Kalteng. Hasilnya bisa disepakati finalisasi RTRW Provinsi Kalimantan Tengah yang sebelumnya dispute atau terus mengalami perdebatan dalam beberapa tahun.

    Selengkapnya...
    More....

INFO LAIN
Hit Counter