TINDAK LANJUT PENETAPAN KELULUSAN PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN KEHUTANAN FORMASI TAHUN 2014                                                                        SELEKSI PENERIMAAN CALON TENAGA KERJA BAKTI RIMBAWAN TAHUN 2015


Berita Harian

    PETA INDIKATIF PENUNDAAN PEMBERIAN IZIN BARU (REVISI VII) SK. 6982/Menhut-VII/IPSDH/2014 Tanggal 13 Nopember 2014

    PETA INDIKATIF PENUNDAAN PEMBERIAN IZIN BARU (REVISI VII)
    SK. 6982/Menhut-VII/IPSDH/2014 Tanggal 13 Nopember 2014

    1. Dalam rangka menyelesaikan berbagai upaya penyempurnaan tata kelola hutan dan lahan gambut yang tengah berlangsung untuk penurunan emisi dari deforestasi  dan degradasi hutan, telah diterbitkan  Instruksi Presiden RI No. 6 Tahun 2013 tanggal 13 Mei 2013 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut sebagai kelanjutan dari Instruksi Presiden No. 10 Tahun 2011.
    2. Peta Indikatif Penundaan Pemberian Izin Baru (PIPPIB) telah dilakukan revisi Keenam sesuai Keputusan Menteri Kehutanan No. SK. 3706/Menhut-VII/IPSDH/2014 tanggal 13 Mei 2014.

    Selengkapnya...
    Alamat Email Resmi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

    Sebagai tindak lanjut surat Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan No. S.649/II-um/2014 tanggal 20 Nopember 2014 tentang arahan Seskab mengenai kewajiban kepada semua pejabat lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Pusat dan Daerah

    Selengkapnya...
    Peta Indikatif Penundaan Pemberian Izin Baru (PIPPIB) Revisi VII

    SIARAN PERS
    Nomor : S.725/PHM-1/2014

    Peta Indikatif Penundaan Pemberian Izin Baru (PIPPIB) Revisi VII

    Dalam rangka menyelesaikan berbagai upaya penyempurnaan tata kelola hutan alam primer dan lahan gambut yang tengah berlangsung untuk penurunan emisi dari deforestasi  dan degradasi hutan, telah diterbitkan  Instruksi Presiden RI No. 6 Tahun 2013 tanggal 13 Mei 2013 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut sebagai kelanjutan dari Instruksi Presiden No. 10 Tahun 2011. 

    Selengkapnya...
    Rapat Konsultasi dan Koordinasi Nasional Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2014

    Rapat Konsultasi dan Koordinasi Nasional Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2014 

    Selengkapnya...
    Teknik Mitigasi Banjir dan Tanah Longsor

    FORDA (Surakarta, 16/12/2014)Bencana banjir dan tanah longsor masih sering terjadi di Indonesia dengan beragam luas daerah tangkapan air (catchment area) sebagai sumber pasokan air banjir dan beragam waktu. Pandangan kurang benar sering digunakan sebagai dasar justifikasi bahwa timbulnya bencana banjir dan tanah longsor sebagai akibat penebangan hutan. Padahal hutan sendiri mempunyai keterbatasan dalam mengendalikan banjir dan longsor. Jika kedalaman tanah < 1 m, perakaran hutan masih dapat menahan lonsoran tanah, namun jika kedalaman tanah sudah lebih dari 3 m maka faktor geologi dan meteorologi menjadi faktor utama terjadinya longsor.

    Selengkapnya...
    Ralat Undangan Rakornasbanghut tahun 2015

    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia

    Nomor       : UN.20/Menhut-II/2014
    Lampiran    : 1 (satu) Berkas
    Perihal      : Ralat Rapat Konsultasi dan Koordinasi Nasional Perencanaan Anggaran Pembangunan Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2015

    Kepada Yth.
    1. Kepala Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI)
    2. Kepala Pusat Pengelolaan Ekoregion
    3. Kepala Badan Lingkungan Hidup Propinsi
    4. Kepala Dinas Kehutanan Propinsi
    5. Sekertaris Bakorluh
    6. Kepala Dinas Kehutanan Kabupaten (TP)
    7. Kepala UPT Kehutanan

    Selengkapnya...
    Aplikasi DNA Tracking Untuk Melacak Asal Usul Kayu

    FORDA (Yogyakarta, 08/12/2014)_ Dr.Ir. AYPBC Widyatmoko, M.Agr, peneliti di Balai Besar Penelitian Bioteknologi dan Pemuliaan Tanaman Hutan (BBPBPTH), berhasil mengembangkan aplikasi deoxyribose-nucleic acid (DNA) tracking untuk melacak asal usul kayu. Melalui bioforensik atau identifikasi sifat DNA ini mampu menjadi solusi bagi pihak berwenang untuk menyatakan legalitas kayu dan verifikasi asal usul kayu.
    Verifikasi dan legalitas kayu selama ini hanya menggunakan dokumen sebagai bukti bahwa kayu tersebut legal dari aspek peredaran hasil hutan kayu dan dapat dibuktikan memenuhi semua persyaratan sesuai peraturan yang berlaku. Salah satu kelemahan dari sistem tersebut adalah isi dari dokumen tersebut dapat dirubah sehingga keabsahan dokumen sering dipertanyakan. Karena hal itulah teknik DNA tracking mulai dikembangkan. Dengan teknik ini, keakuratan data yang tersimpan 100% sesuai dengan kayu tersebut.

    Selengkapnya...
    Siti Nurbaya Menyerahkan Hadiah Lomba Foto Satwa Internasional

    Pushumas Kemenhut, Cisarua Bogor : Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya memberikan Trophy kepada 3 pemenang kategori umum dan 3 pemenang kategori pelajar Lomba Foto Satwa Internasional, Sabtu (6/12) di Taman Safari Indonesia, Bogor. Lomba Foto Satwa Internasional ini dilaksanakan dalam rangka peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni serta Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional (HCPSN) tanggal 5 November. 
    Menurut Menteri LHK, peringatan Hari Cinta Puspa dan Satwa hendaknya bisa menjadi gerakan nasional untuk melestarikan dan melindungi kekayaan keanekaragaman hayati Indonesia. "Lomba foto satwa internasional yang diselenggarakan Taman Safari Indonesia adalah salah satu upaya untuk perlindungan itu," katanya.

    Selengkapnya...
    Menekan Deforestrasi dan Degradasi Hutan dengan KPH

    FORDA (Bogor, 04/12/2014) Untuk menekan deforestasi dan degradasi hutan di Indonesia haruslah diketahui penyebabnya. Salah satunya adalah belum terbentuknya institusi yang mengelola wilayah hutan yang ada secara menyeluruh, sehingga diperlukan unit-unit manajemen pengelolaan hutan atau yang disebut dengan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH). Hal ini disampaikan oleh Sylviani, Peneliti Pusat Litbang Perubahan iklim dan Kebijakan, Badan Litbang Kehutanan dalam Jurnal Analisis Kebijakan Kehutanan Vol 10 No 3 tahun 2013.

    Selengkapnya...
    Presiden Joko Widodo Hadiri Puncak Peringatan HMPI Dan BMN 2014

    Pushumas Kemenhut, Wonogiri : Presiden RI Joko Widodo menghadiri Puncak Peringatan Hari Menanam Pohon dan Bulan Menanam Nasional , Sabtu (29/11) di Desa Tempur Sari, Kecamatan Sidoharjo, Wonogiri, Jawa Tengah. Pada acara tersebut Presiden Jokowi menyerahkan penghargaan kepada gubernur, bupati dan wali kota pemenang lomba Penanaman Satu Milyar Pohon tahun 2013 Tingkat Nasional serta kepada pelaku usaha, perguruan tinggi, sekolah, koperasi dan masyarakat yang secara nyata terus menerus berpartisipasi dalam mensukseskan Gerakan Penanaman Satu Milyar Pohon dan gubernur juara umum pemenang lomba Wana Lestari 2014.

    Selengkapnya...
    More....

Siaran Pers

    Peta Indikatif Penundaan Pemberian Izin Baru (PIPPIB) Revisi VII

    SIARAN PERS
    Nomor : S.725/PHM-1/2014

    Peta Indikatif Penundaan Pemberian Izin Baru (PIPPIB) Revisi VII

    Dalam rangka menyelesaikan berbagai upaya penyempurnaan tata kelola hutan alam primer dan lahan gambut yang tengah berlangsung untuk penurunan emisi dari deforestasi  dan degradasi hutan, telah diterbitkan  Instruksi Presiden RI No. 6 Tahun 2013 tanggal 13 Mei 2013 tentang Penundaan Pemberian Izin Baru dan Penyempurnaan Tata Kelola Hutan Alam Primer dan Lahan Gambut sebagai kelanjutan dari Instruksi Presiden No. 10 Tahun 2011. 

    Selengkapnya...
    Pertiwana Nasional 2014

    Presiden RI Joko Widodo direncanakan akan membuka Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Wanabakti (Pertiwana) Tingkat Nasional IV Tahun 2014 pada hari Senin, 15 Desember 2014 di Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur – Jakarta. Pertiwana IV Nasional tahun ini mengangkat tema “One Scout, One Tree” (satu pramuka, satu pohon), berlangsung dari tanggal 15 s/d 20 Desember di Bumi Perkemahan Cibubur - Jakarta. Perkemahan ini  diikuti lebih dari 8.000 pramuka penegak dan pandega dari seluruh Indonesia dan negara-negara sahabat seperti Brunei, Malaysia, dan Vietnam, dll.

    Selengkapnya...
    Dua Unit Layanan Kementerian Kehutanan Peroleh Skor Integritas Diatas Rata-rata

    Dua Unit Layanan Kementerian Kehutanan Peroleh Skor Integritas Diatas Rata-rata

    Dua unit layanan di Kementerian Kehutanan memperoleh skor integritas diatas rata-rata pada survei yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kedua unit layanan tersebut unit layanan IUPHHK pada Hutan Alam dengan skor Total Indeks Integritas 7,27 dan unit layanan Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan dengan skor Total Indeks Integritas 7,45. Indeks integritas Unit Layanan di Kementerian/Lembaga tahun 2014 adalah 7,22, secara umum telah berada diatas standar minimal yang ditetapkan KPK yaitu 6,00. Dari 40 unit layanan yang disurvei KPK, 26 unit memperoleh skor total integritas diatas indeks rata-rata 7,22; 14 unit dibawah indeks rata-rata 7,22. Dari 14 unit dengan indeks dibawah rata-rata tersebut, 2 unit diantaranya memperoleh skor total integritas dibawah 6

    Selengkapnya...
    Kepri Usulkan Perubahan Kawasan Hutan

    SIARAN PERS
    Nomor : S.681/PHM-1/2014

    Kepri Usulkan Perubahan Kawasan Hutan
    Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya berdiskusi dengan Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani membahas usulan perubahan kawasan hutan Provinsi Kepulauan Riau, Jumat, 21 November 2014 di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Gd. Manggala Wanabakti – Jakarta. Hadir bersama Menteri LH dan Kehutanan Sekretaris Jenderal Kementerian Kehutanan Hadi Daryanto, Dirjen Planologi Bambang Soepiyanto, Dirjen Bina Usaha Kehutanan Bambang Hendroyono, Kepala Biro Hukum dan Kepala Pusat Humas Kemenhut.

    Gubernur Kepri menyampaikan bahwa total daratan wilayah Provinsi Kepulauan Riau seluas 826.641 ha berdasarkan TGHK, dimana 732.984 ha merupakan kawasan hutan termasuk di dalamnya kampung tua, kebun, lahan garapan, kota, fasilitas umum dan sosial serta infrastruktur pemerintahan. Berdasarkan SK.867/Menhut-II/2014 luas areal penggunaan lain di Kepri yakni  27,94% sisanya adalah kawasan hutan. Untuk itu, Muhammad Sani mengusulkan kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk merubah kawasan hutan menjadi areal penggunaan lain seluas 530.584 ha atau 64.18% dari luas daratan Kepri. 



    Selengkapnya...
    Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) Dan Bulan Menanam Indonesia (BMN) Tahun 2014

    PERINGATAN HARI MENANAM POHON INDONESIA (HMPI) DAN BULAN MENANAM INDONESIA (BMN) TAHUN 2014
    Peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional (HMPI dan BMN) tahun 2014 tingkat pusat direncanakan dipimpin langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Peringatan  HMPI & BMN akan dipusatkan di Desa Tempursari, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah pada hari Jumat, 28 November 2014, pukul 09.00 WIB. Sesuai dengan Keputusan Presiden RI Nomor 24 Tahun 2008 tentang Hari Menanam Pohon Indonesia bahwa setiap tahun pada tanggal 28 November dilakukan peringatan Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional. Tema peringatan HMPI dan BMN tahun ini adalah “Hutan Lestari Untuk Mendukung Kedaulatan Pangan, Air dan Energi Terbarukan”, yang merupakan salah satu program prioritas Kabinet Kerja 2014 - 2019.

    Selengkapnya...
    Sengon Jadi Primadona

    SIARAN PERS
    No. : S. 625/PHM-1/2014

    Sengon Jadi Primadona

    Menurut hasil Sensus Pertanian Tahun 2013 (ST2013) tanaman sengon merupakan jenis tanaman yang paling banyak dibudidayakan oleh masyarakat yang tinggal di desa sekitar hutan. Tanaman yang masuk dalam genus Albizia ini dibudidayakan oleh 2,8 juta rumah tangga, menyusul kemudian tanaman jati dan mahoni masing-masing 2,5 juta dan 2,1 juta rumah tangga. Data ST2013 juga menyebutkan bahwa budidaya sengon menjadi yang terbanyak dipilih oleh rumah tangga di yang tinggal di Jawa Tengah dengan populasi mencapai 1,87 juta rumah tangga, ini menjadi yang terbesar dibandingkan 33 provinsi lainnya di Indonesia.

    Selengkapnya...
    Operasi Terpadu Penanganan Perambah TN Tesso Nilo

    SIARAN PERS
    Nomor : S.  589   /PHM-1/2014

    Operasi Terpadu Penanganan Perambah TN Tesso Nilo

    Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) merupakan kawasan pelestarian alam yang ditunjuk dengan tujuan melindungi ekosistem esensial dataran rendah beserta segala keanekaragaman hayati di dalamnya. Salah satunya adalah Gajah Sumatera (Elephas maximus) yang merupakan satwa utama sekaligus ikon pelestarian alam kawasan hutan tesso nilo.

    Selengkapnya...
    72,4% Hotspot Berada di Luar Kawasan Hutan

    Berdasarkan pemantauan hotspot mulai 1 Januari s/d 31 Agustus 2014 di wilayah Pulau Kalimantan, Pulau Sumatera dan Pulau Sulawesi terdapat hotspot sebanyak 15.300 titik. Toleranasi hotspot pada Januari – Juni 2014 adalah 10.298 titik, sehingga terdapat kelebihan jumlah hotspot sebanyak 5.002 titik dari batas toleransi.

    Selengkapnya...
    Karya Litbang Kehutanan Masuk Dalam 19 Karya Unggulan Teknologi Anak Bangsa 2014

    Carbon Sphere Nano-Porous untuk Baterai Lithium Mobil Listrik dari Pati/Selulosa karya Prof. Riset Gustan Pari, dkk serta Pengelolaan Koleksi Pengembangan Database Mikroba Hutan Tropica Indonesia (INTROF CC – Indonesian Tropical Forest Culture Collection) Karya Dr. Maman Turjaman menjadi dua dari 19 Karya Unggulan Teknologi Anak Bangsa 2014 dari Kementerian Riset dan Teknologi. Kedua penelitian tersebut merupakan hasil dari peneliti-peneliti di Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan. 

    Selengkapnya...
    Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau

    Upaya siaga penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di Riau menunjukan perkembangan yang baik. Laporan rekapitulasi pantauan hotspot oleh Satuan Tugas Siaga Darurat Bencana Asap Provinsi Riau berdasar pantauan dari Satelit NOAA.18, pada periode Bulan Juli 2014 terpantau ada 66 jumlah hotspot di 12 kab/kota di Riau, yaitu meliputi Kab. Rokan Hilir, Kab. Rokan Hulu, Kota Dumai, Kab. Bengkalis, Kab. Meranti, Kab. Siak, Kota Pekanbaru, Kab. Kampar, Kab. Pelalawan, Kab. Indragiri Hulu, Kab. Indragiri Hilir, dan Kab. Kuansing.

    Selengkapnya...
    More....

INFO LAIN
Hit Counter