KEMENTERIAN KEHUTANAN MENGUCAPKAN SELAMAT MENJALANKAN IBADAH PUASA
:: Detail News

Sosialisasi Pengenalan Jenis Tumbuhan & Satwa Liar dan Sosialisasi Implementasi Konvensi CITES (Surabaya)

05-12-2007

SOSIALISASI PENGENALAN JENIS TUMBUHAN DAN SATWA LIAR (TSL)
Dan
SOSIALISASI IMPLEMENTASI KONVENSI CITES

(CONVENTION ON INTERNATIONAL TRADE IN ENDANGERED SPECIES OF WILD FAUNA AND FLORA)

Oleh Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati

Direktorat Konservasi Keanekaragaman Hayati (KKH) Ditjen PHKA Dep. Kehutanan kembali mengadakan Sosialisasi Pengenalan Jenis TSL dan Sosialisasi Implementasi Konvensi CITES yang pada kesempatan ini bekerjasama dengan Balai Besar Konservasi Sumberdaya Alam (BBKSDA) Jawa Timur. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 27 - 28 November 2007 di Primkopkal Lanudal Juanda Surabaya.

Seperti halnya dengan Riau, Surabaya merupakan salah satu gerbang utama peredaran dan perdagangan satwa liar di Indonesia baik dalam maupun luar negeri. Oleh karena itu, pelaksanaan Sosialisasi Pengenalan Jenis TSL dan Sosialisasi Implementasi Konvensi CITES di Surabaya sangat diutamakan.

Dalam pemaparannya, Ir. Agus SB Sutito selaku Kasubdit Konvensi, meyebutkan bahwa ada beberapa kendala/isu-isu terkait pelaksanaan CITES yaitu :

  • Koordinasi Nasional pelaksanaan CITES belum berjalan sebagaimana yang diharapkan

  • Ketentuan CITES belum sepenuhnya dipahami para pihak terkait

  • Kelemahan dibidang identifikasi/pengenalan jenis

  • Data dan informasi status populasi TSL kurang memadai

Untuk mengatasi itu, maka diperlukan upaya-upaya perbaikan ataupun rencana tindak lanjut antara lain pemantapan koordinasi dan komunikasi lintas sektoral, penguatan kelembagaan (al: pembentukan komite nasional dan jaringan kerjanya), penyebaran informasi hasil-hasil COP CITES, peningkatan kapasitas petugas melalui diklat, supervisi/assistensi,pengadaan buku manual/panduan/pedoman dan sarana kerja lainnya, pengembangan Kerjasama Kemitraan (ASEAN WEN Support Project, TRAFIC, dll).

Ir. Trio Santoso, MSc, Kasubdit Tertib Peredaran, mengharapkan dengan penyelenggaraan sosialisasi ini akan menjadi langkah awal untuk meningkatkan koordinasi antar instansi terkait dengan membentuk network untuk berbagi informasi dan menyelesaikan masalah-masalah perdagangan ilegal TSL. Bagi petugas yang mengikuti acara ini diharapkan dapat meningkatkan wawasannya dan menyebarluaskan kepada jajarannya.