PENGADAAN CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL KEMENTERIAN KEHUTANAN FORMASI TAHUN 2014                                                                        SELEKSI PENERIMAAN CALON TENAGA KERJA BAKTI RIMBAWAN TAHUN 2015
:: Guest Book

Buku Tamu

Buku Tamu adalah forum untuk bertanya, memberikan saran dan masukan mengenai pelayanan seputar Website Kementerian Kehutanan ( www.dephut.go.id ). Tidak diperkenankan menggunakan forum ini untuk menyebarkan fitnah, menuduh tanpa bukti atau mengungkapkan yang terkait dengan politik, suku, agama dan ras. Admininstrator sistem memiliki hak mutlak untuk menghapus topik-topik yang menyangkut hal-hal diatas. Apabila terdapat komentar yang kurang etis dan tidak mematuhi ketentuan tersebut, administrator akan menghapus komentar tersebut tanpa menyampaikan konfirmasi kepada pengirim.

Isi Buku Tamu
yusuf afronji  | email  | http://www.example.com
05-05-2014
Selamat siang Bapak yang terhormat, saya bekerja di Perusahan yang jalan di bisnis kelistrikan,perusahaan kami termasuk dalam kategori perusahaan skala menengah-besar.Perusahaan kami melihat ada potensi air yang bisa dimanfaatkan dan kebetulan berada di kawasan taman nasional. akan tetapi besar daya yang bisa dibangkitkan dari potensi yang ada hanya 30 kW.Sesuai PerMenHut No.P.64/Menhut-II/2013 disebutkan bahwa permohonan ijin harus dikirimkan kepada Bapak Menteri. Yang menjadi pertanyaan kami adalah, apakah memang seperti itu Pak? Terima kasih atas informasinya
Greener Borneo  | email
04-04-2014
Assalamu'alaikum bapa menteri yang terhormat. saya tidak tau harus memulai kalimat saya dari mana. yang pasti jujur dari lubuk hati yang paling dalam saya sangat menyesalkan atas apa yang terjadi dengan hutan yang ada di Indonesia, terutama dengan hutan Kalimantan. Hutan kami setiap menitnya makin menyusut dan menghilang. mungkin lebih tepatnya hutan kita tercinta. kenapa harus ada penambangan, perkebunan sawit, dan lainnya yang harus mengorbankan hutan. Apakah tidak ada cara lain yang bisa dilakukan untuk menanggualangi permasalahan ini ? kalau terus dibiarkan lama-lama, mungkin 20 tahun mendatang Indonesia hanya akan menjadi gurun sahara. sekumpulan pulau yang tandus. Tinggal cerita. saya sangat iri dengan negara-negara lain yang begitu sangat menghargai hutan mereka, menjaga dan melindunginya dari tangan-tangan jahil, itu karena mereka sadar itu milik mereka yang paling berharga dan mereka harus menjaganya dengan sebaik mungkin demi generasi dan anak cucu mereka mendatang. Karena yang mereka punya cuma itu. tapi Indonesia, yang katanya kaya akan alamnya, surga segala flora dan fauna, paru-paru dunia. tapi kenapa justru tidak berusaha untuk menjaga, melindungi dan melestarikannya. saya pernah membaca sebuah artikel, katanya 60% hutan Amazon adalah wilayah Brazil, dan merupakan 40% penyumbang paru-paru dunia, dan 100% seluruh kawasan hutan tersebut masih terjaga kelestarian dan habitat alamnya, itu karena pemerintah Brazil lebih mementingkan keseimbangan alam dunia daripada pundi-pundi uang demi memperkaya diri. sedih rasanya hati ini, kenapa pemerintah Indonesia tidak bisa seperti negara Brazil. dengan segala kerendahan hati saya meminta kepada Bapa, tolong lebih memperhatikan lagi hutan Indonesia. tolong lindungi hutan kita tercinta. tolong tanggulangi lagi masalah hutan yang kian hari kian menipis oleh akibat dari pembukaan lahan perkebunan sawit. jangan sampai kita menyesal dikemudian hari. save our Borneo.
Noer  | email  | http://noerdblog.wordpress.com/
29-03-2014
Menurut Pasal 49 PP. No. 28 Tahun 2011, salah satu upaya pemberdayaan masyarakat di kawasan konservasi diantaranya dilakukan melalui pengembangan desa konservasi. Hingga saat ini pelaksanaan desa konservasi mengacu pada Permenhut No. P.19/Menhut-II/2004, dan Permenhut No. P.67/Menhut-II/2011. Namun, dua Permenhut ini belum mengakomodir tentang pelaksanaan desa konservasi yang dilaksanakan oleh Pemda yg memiliki kewenangan mengelola kawasan Tahura. Untuk itu mohon dilakukan revisi terhadap ketentuan-ketentuan ini.

Comment by Admin
Peraturan yang dikeluarkan oleh Kementerian Kehutanan terkait teknis pelaksanaan desa konservasi yang dilaksanakan oleh Pemda yang berhubungan dengan Pengelolaan Tahura memang belum belum ada.
Terima kasih atas saran dan masukan yang konstruktif.
suswanto  | email  | http://www.example.com
26-03-2014
bagaimana ya mau ikut lomba foto kehutanan kok syaratnya agak sulit bagi teman2 yang baru belajar IT,kalau bisa lebih mudah lewat pos atau dengan dua cara.terimakasih
Purnawan  | email
25-03-2014
Selamat siang, Perusahaan saya hendak membayar PNBP izin penggunaan/pinjam pakai kawasan hutan sehubungan dengan eksploitasi batubara dan sarpras. Saya butuh informasi berapa kode-kode/angka pengisian pada form SSBP untuk hal ini yaitu di point B1 sd B6 dan point C serta no rekening kas negara. Saya sudah berusaha mencari tahu dengan berbagai cara namun tidak mendapatkan hasil yang pasti dan benar, dan untuk menghindari kekeliruan dalam pembayaran mohon diinformasikan ke alamat e-mail saya. Terima kasih.
didit mardiyanto  | email  | http://www.example.com
10-03-2014
salam di manakah saya bisa membeli bibit sengon/jabon yang resmi dan terdaftar di kemenhut RI
menuk  | email  | http://ecoessence.net
11-02-2014
mohon informasi mengenai madu

Comment by Admin
Informasi mengenai madu, bisa dilihat pada website Badan Litbang Kehutanan di http://www.forda-mof.org/ baik di menu publikasi maupun berita.

Smoga bermanfaat
Andi  | email  | http://www.example.com
31-01-2014
standar biaya untuk tata batas kawasan di atur menteri atau tidak? kalo memang d atur mohon info mengenai permen atau kepmen yang mengatur. trims sebelumnya

Comment by Admin
Terimakasih atas pertanyaannya. Untuk kegiatan tata batas tahun 2014 telah disusun dalam Perdirjen Nomor: P.6/VII-SET/2013 tanggal 1 November 2013, dimana hanya mengatur prosedur kerja, susunan upah buruh dan pal batas. Selebihnya komponen detail biaya disusun dalam Perkemkeu Standar Biaya Umum.
‹ First  < 4 56 7 8 >  Last ›