:: Guest Book

Buku Tamu

Buku Tamu adalah forum untuk bertanya, memberikan saran dan masukan mengenai pelayanan seputar Website Kementerian Kehutanan ( www.dephut.go.id ). Tidak diperkenankan menggunakan forum ini untuk menyebarkan fitnah, menuduh tanpa bukti atau mengungkapkan yang terkait dengan politik, suku, agama dan ras. Admininstrator sistem memiliki hak mutlak untuk menghapus topik-topik yang menyangkut hal-hal diatas. Apabila terdapat komentar yang kurang etis dan tidak mematuhi ketentuan tersebut, administrator akan menghapus komentar tersebut tanpa menyampaikan konfirmasi kepada pengirim.

Isi Buku Tamu
Hendra Gunawan  | email  | http://www.ropeg.dephut.go.id
25-03-2013
bpdassop Selasa, 19/02/2013 - 11:15 | E-mail ada maksud apa kok Keputusan Menteri Kehutanan nomor 55/Kpts-II/2003 tentang kewenangan menetapkan dan menandatangani surat keputusan, surat, dan usul pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian PNS lingkup Departemen Kehutanan TIDAK DIPUBLIKASIKAN???? jawaban : Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : 55/Kpts-II/2003 tanggal 21 Februari 2003 telah dikirim kepada "Seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lingkup Kementerian Kehutanan sehingga kami berasumsi bahwa aturan tersebut telah di publikasikan oleh Kepala UPT masing-masing. terima kasih atas perhatiannya. Hendra Gunawan Biro Kepegawaian Kementerian Kehutanan.
admin BP2SDMK  | email  | bp2sdmk.dephut.go.id
25-03-2013
pertanyaan dari : kasemin Senin, 18/02/2013 - 19:40 sy butuh informasi dan petunjuk teknis cara pesemaian tanaman jabon tanggapan : yth. bapak kasemin mengenai pertanyaan bapak mengenai informasi dan petunjuk teknis cara pesemaian tanaman jabon kami ada artikel sebagai berikut CARA PESENMAINA TANAMAN JABON Pola Hutan Rakyat umumnya menggunakan jarak tanam 2 x 2,5 m. Namun hasil pertumbuhan dan perkembangan diameternya tidak begitu cepat dan maksimal, cara ini biasanya digunakan masyarakat dengan membiarkan tumbuh liar dengan sendirinya ibarat hutan. Perkebunan pada umumnya menggunakan jarak tanam yang direkomendasikan yaitu 4 x 5 m. Jarak tersebut dapat memaksimalkan pertumbuhan dan perkembangan diameter batangnya, sebab radius lingkaran bayangan kebawah batang atas pohon adalah wilayah penyerapan unsur-unsur hara ditanah oleh akar pohon (definite growth). Jadi jarak 4 x 5 m adalah jarak tanam yang paling baik bagi pertumbuhan pohon jabon, tetapi bisa juga menggunakan jarak 4 x 4 m tergantung kondisi lahan. Jabon dapat hidup pada tanah Alluvial lembab (pinggir sungai), tanah liat, tanah lempung, podsolik coklat, podsolik merah kuning (PMK), tanah daerah yang ada pasang surut, iklim basah dan tropis. Cara Tanam : Buat lubang tanam dengan Lebar x Panjang x Dalam (40x40x40) cm. Lalu masukan Kompos+NPK 2,5 gr (campur) sebagai pupuk dasar diendapkan dilubang setinggi 30 cm (dapat langsung tanam/3-7 hr kemudian baru tanam), kemudian masukkan bibit yang polibagnya sudah dibuka/disobek kedalam lubang, dudukan bibit yang benar/rata lalu isi tanah kompos sebagai penutup akar dengan tanah setinggi 20 cm (jangan diterlalu dipadatkan), hingga tersisa lubang 10 cm sebagai kantong air. Perawatan : Semprot pestisida secara aktif per 1 atau 2 minggu sekali selama 3-4 bulan tergantung keadaan gangguan, agar daun tidak dimakan ulat. Setelah daun cukup banyak fungisida sudah tidak perlu disemprotkan lagi, sebab daun tidak akan habis dimakan ulat karena daun sudah banyak. Pemupukan : Untuk pertumbuhan, pemupukan dapat dilakukan minimal cukup sampai usia 3 tahun karena usia 3 tahun keatas sumber makanan dan unsur hara dari serasah sudah terdekomposisi secara alami selama 1-3 tahun. Periode pemupukan 1-2 kali/setahun, tetapi jika ada kemampuan lebih baik pemupukan sampai batas usia mendekati usia panen yaitu 5 sampai 6 tahun, agar hasil lebih maksimal. • Awal tanam – 1 Tahun : NPK 1 sendok makan (tabur jgn kena/menumpuk pada batang pangkal) • 1 Tahun – 2 Tahun : Kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang 5 kilo + NPK 2,5 Ons • 2 Tahun – 3 Tahun : Kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang 10 kilo + NPK 7,5 Ons Dapat juga hanya dengan kompos : • 1 Tahun-2 Tahun : Kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang 20 Kilo • 2 Tahun- 3 Tahun : Kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang 20 kilo Kompos sangat penting peranannya, kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang berperan sebagai absorbent yang dapat menyimpan mineral & unsur hara dan memperlancar pertukaran kation di dalam tanah. Tanpa kompos/Bokhasi/Pupuk Kandang tanah semakin lama semakin jenuh, jika tanah jenuh pemberian pupuk menjadi sia-sia dikarenakan tanah jenuh tidak dapat lagi mengikat mineral sehingga pupuk yang diberikan tidak dapat mengurai kedalam tanah dan akan menguap atau tercuci, kompos memperbaharui kondisi tanah dan menjadikan tanah di sekitar pangkal pohon/akar menjadi lembab dan subur. Dengan kompos pupuk yang diberikan dapat mengurai dengan baik sehingga akar menjadi mudah menyerap unsur hara tersebut. Catatan tambahan bahwa pupuk kandang yang belum matang tidak baik digunakan untuk pemupukan karena masih panas, pupuk kandang yang sudah matang ditunjukkan dari tidak berbau kotoran, tetapi berbau humus(tanah) dan tidak panas. Perawatan kebersihan disekitar pohon sangat penting agar sumber makanan akar tidak terganggu dan dapat maksimal diserap akar pohon, minimal perawatan sampai usia 1 tahunan. Sampah serasah di kumpulkan menjadi ring keliling Pohon dengan radius jarak 50 cm, agar serasah cepat terdekomposisi bermanfaat menjadi hara. demikian semoga dapat membantu... terima kasih..
afrizon  | email  | http://www.afrizon90@yahoo.co.id
25-03-2013
biasa
Chieci Alma  | email
25-03-2013
ass..... Saya Petugas Lapangan Kebun Bibit Rakyat (PL KBR) dari BPDAS Batanghari Jambi, mau menyakan masalah status saya apakah saya dan teman - teman yang lain bisa diangkat menjadi tenaga honor tetap atau PNS? masalahnya saya dan teman- teman mulai kontrak dari tahun 2007 dan melalui perekrutan jalur tes tertulis di BPDAS secara serentak se-Indonesia. 2007 - 2009 : Petugas Lapangan Gerhan (PLG) 2010 - 2011 : Petugas Rehabilitasi Hutan dan Lahan (PL RHL) 2012 - sekarang Petugas Kebun Bibit Rakyat (PL KBR) Terimakasih atas perhatiannya, saya ucapkan banyak terima kasih Wass...
Sugeng Priatno  | email  | infonews.web.id
24-03-2013
Website yang sangat menarik, padat dan informatif. Semoga bermanfaat buat seluruh masyarakat Indonesia khususnya untuk menyelamatkan hutan kita dari pembalakan liar. Sukses selalu buat mas Admin. Wassalam : Sugeng Priatno
Setditjen BPDASPS  | email
22-03-2013
Pertanyaan dari : Faizal W Megow Kamis, 07/03/2013 - 10:54 | E-mail Perusahaan kami merencanakan utk menggalakkan penanaman pohon di sktr lingkungan perusahaan, informasi yang saya dapatkan bahwa Kementrian Kehutanan memiliki progam pembagian bibit tanaman gratis, dimanakah kami bs mendapatkannya ? apakah kami dpt mengetahui kontak person nya ? mhn informasinya, ats kesediaan admin menjawab saya mengucapkan terima kasih Tanggapan : Setditjen BPDASPS Kemenhut Untuk menggalakan penanaman, Kementerian Kehutanan memberikan dukungan berupa bibit tanaman kepada Masyarakat/Kelompok Masyarakat secara gratis. Untuk mendapatkan tanaman tersebut, Saudara dapat menghubungi kantor unit pelaksana teknis Kemenhut/Balai Pengelolaan DAS/BPDAS atau Balai Perbenihan Tanaman Hutan/BPTH di masing-masing Ibukota Provinsi. Alamat dan nomor telp kantor BPDAS/BPTH yang terdekat dengan lokasi Saudara, dapat Saudara lihat di web site kementerian kehutanan. Terima Kasih.
nita  | email
22-03-2013
yth. admin website Mohon infonya untuk luas kawasan hutan yang rusak di Indonesia tahun 2012 berapa ya? Terima kasih atas bantuannya
http://www.dephut.go.id/index.php/guest_book/details/7604
22-03-2013
Berkenaan dengan pertanyaan di buku tamu Web Kemenhut yakni: Rahmad Hidayat Selasa, 26/02/2013 - 20:58 | E-mail Kepada Yth. Bapak/Ibu Dephut di Tempat Dengan hormat, Melalui buku tamu ini, saya ingin menanyakan secara lengkap budidaya ulat sutra dan mohon kirimkan rincian biaya modal awal. hal ini sangat saya perlukan terkait peluang usaha di daerah saya Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat. Demikian disampaikan, atas informasi dan kerjasamanya diucapkan terima kasih. Hormat Saya ttd Rahmad Hidayat Jawabannya adalah sebagai berikut: Yth. Bapak Rahmat Hidayat Informasi mengenai biaya budidaya ulat sutera per ha dapat dilihat pada link www.dephut.go.id/files/Ulat%20Sutera.zip Namun untuk dapat berdiskusi lebih dalam mengenai budidaya ulat sutera, dapat menghubungi peneliti Badan Litbang Kehutanan yakni Ibu Lincah Andadari di e-mail a.lincah@yahoo.co.id. Semoga sukses usaha budidayanya Pak. Salam - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - Dyah Puspasari Kepala Sub Bagian Data dan Informasi Sekretariat Badan Litbang Kehutanan
‹ First  < 28 2930 31 32 >  Last ›