TAMAN WISATA ALAM (TWA) PULAU WEH 

Dasar hukum, letak dan luas

TWA Pulau Weh ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pertanian No. 928/Kpts/Um/12/1982 tanggal 27 Desember 1982 seluas ± 1.300 Ha.

Secara geografis TWA Pulau Weh terletak pada 0552’ Lintang Utara dan 9552’ Bujur Timur. Secara administratif termasuk Kecamatan Sukakarya, Kotamadya Sabang, Propinsi D.I. Aceh dan dari segi pengelolaan hutannya termasuk Resort Konservasi Sumber Daya Alam Iboih dan masuk pada Sub Balai Konservasi Sumber Daya Alam Propinsi D.I. Aceh.

Potensi sumber daya alam

a.  Topografi

Keadaan topografi TWA Pulau Weh pada umumnya bergelombang, berbukit-bukit sedang sampai curam dan di sepanjang pantai penuh dengan batu-batuan. Menurut hasil pengukuran Stasiun Meteorologi Sabang, Kotamadya Sabang, curah hujan yang tercatat rata-rata 1.745-2.232 mm/tahun, dengan angka terendah pada bulan Maret sebesar 18 mm dan angka tertinggi pada bulan September sebesar 276 mm. Pada bulan September dan Oktober terjadi peralihan dari musim kemarau ke musim penghujan.

Data hasil inventarisasi menunjukkan bahwa sepanjang jalan menuju ujung Bau banyak ditemukan permudaan dari pohon Tampu, Mentaling, Ara, Gelumpang dan lain-lain. Mendekati ujung Ba’u banyak ditemukan pohon-pohon besar antara lain pohon Beringin, Asam kandis, Damar laut, Bungo, Kenari, Ketapang dan lain-lain. Sedangkan vegetasi bawah didominasi oleh jeruk hutan yang berduri dan jenis rotan.

b.  Fauna

Jenis satwa yang ada antara lain Kera, Babi hutan, Ular sawah, Ular sendok, dan berbagai jenis burung seperti Sri gunting, Celemeh, Alap-alap, Punai, But-but, Bayan tiung yang sering terdengar suaranya, serta burung Dara nikobar yang pada musim-musim tertentu melakukan migrasi ke Pulau Weh.

Potensi wisata alam

Di samping pemandangan alamnya yang indah serta kekayaan sumber daya alamnya yang beragam, di dalam kawasan Taman Wisata Alam Pulau Weh terdapat Tugu Kilometer Nol yang terletak di penghujung Pulau Weh, juga terdapat peninggalan perang dunia ke II yaitu berupa gua-gua alam bekas pertahanan tentara Jepang tersusun, serta Pulau Weh juga merupakan pulau legenda di mana di dalam buku-buku tua disebut sebagai "Golden Island".

Kegiatan wisata alam yang dapat dilakukan

Beberapa kegiatan wisata yang dapat dilakukan antara lain : lintas alam, menikmati panorama alam pantai, berkemah dan kegiatan wisata tirta seperti memancing dan menikmati panorama matahari terbenam.

Sarana kemudahan dan pelayanan

Beberapa fasilitas yang dapat mendukung kegiatan wisata antara lain : pondok penginapan yang terdapat di sekitar Iboih yang dibangun oleh masyarakat, shelter, MCK, Masjid serta kios cinderamata yang terdapat di Gapang.

Pencapaian ke lokasi

Taman Wisata Alam Pulau Weh, Sabang dapat dicapai melalui route :

Peluang usaha yang dapat dikembangkan

Peluang usaha yang dapat dikembangkan di TWA Pulau Weh antara lain : usaha jasa pemandu wisata, usaha jasa akomodasi, dan usaha jasa sarana boga. 


[ Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam | Menu TWA, SM, CA dan TAHURA ]
Home | Pembangunan Kehutanan | Peraturan Perundangan | Kehutanan Propinsi | Umum ]
[ Dari Menteri | Profil | Daftar E-mail | Buku Tamu | Situs Terkait ]