TAMAN WISATA ALAM (TWA) BANING
Dasar hukum, letak dan luas
TWA Baning ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 129/Kpts-II/1990 tanggal 24 Maret 1990 seluas 315 Ha.
TWA Baning secara geografis terletak diantara 103' - 116' Lintang Selatan dan 11037' - 11337' Bujur Timur. Sedangkan secara administratif pemerintahan termasuk Kabupaten Sintang, Propinsi Kalimantan Barat.
Potensi sumber daya alama. Topografi
Pada umumnya kondisi lapangan kawasan TWA Baning merupakan kawasan hutan rawa dan tanah gambut. Keadaan topografinya dataran rendah dengan ketinggian antara 19,45-24,30 m dpl.
b. IklimMenurut klasifikasi Schmidt dan Ferguson TWA Baning termasuk type iklim A dengan curah hujan rata-rata per tahun 263 mm. Suhu udara minimum 21°C dan maksimum 30°-35°C dengan kelembaban antara 60%-78%.
c. FloraKeadaan vegetasi di TWA Baning antara lain Ramin (Gonystilur bancanus sp.), Jelutung (Diera lowii), Resam (Glyhenis linearis), Rengas (Gluta renghas sp.), Medang (Litsea firma sp.), Mentibu (Dactylocladusstenos tachys), Perepat (Cambreto carpus rotundatus) dan lain-lain.
d. FaunaBeberapa jenis satwa yang dapat dijumpai antara lain Raja udang (Halycon smyrnemsis), Biawak (Varanus salvator), Punai (Treron vernaris), Beo (Gracula religiosa), Cucakrawa (Pycnonotus zeylan-dicus), Musang air (Cynogale bennetti), Tupai tanah (Larisous insignis), Bajing terbang (Peraurista elegans) dan lain-lain.
Potensi wisata alamDisamping keadaan alamnya sendiri yang potensial sebagai tempat wisata juga terdapat beberapa obyek yang dapat dinikmati, antara lain : panorama alam, gejala alam, dan lain sebagainya.
Kegiatan wisata alam yang dapat dilakukanBeberapa kegiatan wisata yang dapat dilakukan antara lain : lintas alam, berkemah, cross country dan lain-lain.
Sarana kemudahan dan pelayananSarana kemudahan dan pelayanan yang tersedia pada saat ini antara lain jalan setapak.
Pencapaian ke lokasiUntuk mencapai lokasi TWA Baning dapat melalui route Kota Sintang - TWA Baning menggunakan kendaraan roda empat, kendaraan roda dua dapat ditempuh dalam waktu 15-20 menit.
Peluang usaha yang dapat dikembangkanPeluang usaha yang dapat dikembangkan di Hutan Wisata Baning antara lain : usaha jasa pemandu wisata, usaha jasa akomodasi, dan usaha jasa sarana boga.
| [ Home | Pembangunan Kehutanan | Peraturan Perundangan | Kehutanan Propinsi | Umum ] |
| [ Dari Menteri | Profil | Daftar E-mail | Buku Tamu | Situs Terkait ] |